Postingan

Menampilkan postingan dari 2014

Winds

Winds brings the clouds, dark clouds, dark clouds brings the rains. Rains always make me feel safe. Like there’s no better place than here. But rains makes you wet cause you’re on your way here. So I don’t want rains comes now, even it makes me feel safe, but this time rains doesn't makes you safe. Kenapa harus se khawatir itu? Dia saja tidak pernah mengkhawatirkanmu. Kenapa harus se perhatian itu? Dia bahkan tidak pernah menanyakan keadaanmu. Hujan, pergi dulu. Aku mohon. Semoga kamu baik-baik saja.                                   ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Ternyata dia tidak datang, mungkin angin yang membawanya pergi, jauh, entah kemana. Atau mungkin karena dia tahu aku ada disini, jadi dia menjauh?

Sebelum sejauh matahari, kita pernah sedekat nadi.

Tiba-tiba berjarak dari seseorang yang pernah dekat dengan kita memang tidak mudah, apalagi kalau tiap hari selalu melihatnya. Biasanya selalu ada senyum-nya, selalu ada senyum-mu karena-nya. Selalu ada senyuman setiap kali mata kita bertemu. Tidak pernah sehari pun terlewat tanpa perlakuan manisnya yang bisa membuatmu senyum tiada henti seharian. Namun sekarang. Kamu tiba-tiba diam. Acuh. Seperti tak saling kenal. Tanpa aku ketahui sebab-nya. Tanpa kamu beritahu sebab-nya. Rasanya hampa, seperti kehilangan udara yang biasa terhirup. Apa yang salah? Ada apa? I lived in your chess game, but you changed the rules everyday. Sudah terlanjur hidup di permainanmu. Itu mungkin yang membuatku tetap bertahan dan tiada henti memikirkan ini setiap saat. Setidaknya, sebelum sejauh matahari, kita pernah sedekat nadi.

Surat cinta buat Debby

"Ini mimpi Deb, gue lagi makan Fire Floss nya Breadtalk ini mimpi" | "Iya ndet, gue lagi nginjek tanah ini juga lagi mimpi ya ndet" | "Iya, besok kita bangun, semua udah balik normal" | "Iya ndet, semua udah balik normal, gue ke balik kerja di Okevision, elo di Titans, kerja santai baca komik kaya dulu lo cerita ke gue" Tau gak.. ada rasa yang lebih sedih dari kehilangan laki-laki yang selama ini kamu sayang, iya ada, namanya berpisah sama sahabat yang selama ini kemana-mana sama kamu, nangis bareng, ketawa bareng, ngegosip bareng, marah-marah bareng. Biasanya tiap baru dateng di kantor, masuk ruangan selalu ngeliat ke arah meja Debby, kalo gaada orangnya gue ngedumel sendiri "Etdah si Debby belum dateng" tapi kalo pas nengok ada orangnya, dia pasti langsung teriak "Haaaaiii Bondeeettt" sambil senyum sok cantik-nya itu. Terus langsung naro tas di meja, kalo ada yang mau gue ceritain, gue langsung narik bangku ke sampi...

Taruna berkuda putih

Sebegitu bodoh-kah kamu? Bersikap seperti semua baik-baik saja, tidak ada yang tersakiti. Tidak tahukah kamu aku masih teringat akan pengkhianatan itu? Tiap kali aku bersentuhan dengan sesuatu yang berbau dirimu, aku teringat oleh semuanya, lalu sekarang? Dengan santainya kamu menghubungi aku lagi, menanyakan sesuatu yang menurutku "Bodoh, bego, lo ngilang gitu aja terus tiba-tiba lo nanyain ginian? minta maaf aja engga" Aku sengaja membuangmu dari duniaku, nomor, foto-foto kita, barang-barang, bahkan di dunia maya saja aku telah membuangmu jauh-jauh, alasannya? Karena aku tidak mau teringat akan pengkhianatan itu, aku memang sudah tidak mencintaimu seperti dulu, ya, aku berhasil menghilangkan perasaan itu, tapi aku wanita. Pernahkah kamu mendengar kata-kata "wanita mudah memaafkan tapi tidak melupakan" Itu yang aku alami saat ini, atau bahkan tidak, aku belum memaafkan mu, belum, tidak semudah itu, karena kamu pun tidak perduli akan kata 'maaf' ...