Cerita tentang kembalinya sang taruna
Ingat ceritaku tentang seorang taruna berkuda putih? Kali ini aku ingin menceritakan dia kembali, iya, dia kembali kedalam kehidupan ku Tepatnya hari senin lalu.. Siang itu, ponsel ku berdering. Sebuah video call dari seseorang yang sudah bertahun tahun tidak pernah kutau kabarnya. Siang itu dia mengajakku bertemu setelah pulang kerja. Ada yang ingin dibicarakan katanya. Dan malamnya kita bertemu, Dia menjemputku di depan kantor dengan mobilnya. "Siapa yang abis makan stik pedes?" Kalimat pertamanya setelah sekian lama. Menurutnya, wangi parfum ku seperti wangi ciki stik balado. Padahal wangi vanilla mix raspberry. Aku lihat dia tidak berubah sama sekali. Lingkaran hitam di sekeliling matanya masih setia menetap disana. Senyum khas nya yang dulu menjadi bagian paling kusuka pun masih berdiam disana. Malam itu dia bawa aku berkeliling sekitar Selatan, tidak banyak obrolan diantara kami, ya.. aku memang paling tidak bisa menjaga percakapan dengan baik dan ...