Postingan

Menampilkan postingan dari 2025

7 YEARS THAN A WHOLE LIFE

Terakhir bertemu di Jumat, lalu Sabtu - Minggu dia ke Jogja. Pulangnya? Tidak pernah, sampai sekarang sudah Rabu. Di Jogja mengabari seharian. Pulangnya? Hilang dari Senin siang, sampai sekarang sudah Rabu. Pretend like nothing's wrong is a such a shit. We are in a marriage - a relationship between two adults. No matter what excuse you try to give, none of it will make any sense. So this is it. This is the ending. I choosing peace for myself, means giving Bhaga the gift of calmer, happier home. I don't need to chase you, No I don't

Hitam-nya

Aku kira dia sudah berubah jadi lebih baik, tapi ternyata tidak. Dia hanya memupuk bagian hitam dirinya jauh di dalam jiwa. Saat aku buat salah atau tidak berhasil memuaskan egonya, dia kembali tunjukan lagi jiwa aslinya. Pemarah. Ucapan kasar dan penyesalan dirinya memilih untuk menikahiku 5 tahun lalu kembali bergumam di udara. Tanpa ada sedikitpun keraguan dari kata katanya. Lagipula, apa sih yang kamu harapkan dari manusia yang sudah pernah berucap menceraikanmu lebih dari 3x itu, Vizka?

Cerita Ibu Tentang Bhaga

Hi Bhaga.. ini Ibu.. Ibu lagi di kantor, kantor ibu yang di daerah PIK. Ibu baru datang tadi jam 9.30, tentunya telat karena di rumah tadi harus bergelut dengan kamu yang mohon mohon sama ibu buat gak kerja lagi hari ini.. 'Ibu kerja nak hari ini' 'Libur lah bu, gausah kerja' 'Iya kan kemarin ibu udah libur 2 hari sama kamu seharian' 'Yaudah bu 1 hari lagi terakhir bu plishhhh plish ya buuuu' Ya mana bisa nak 😩 Semenjak kamu dirumah di jagain sama kakek, kamu jadi lebih clingy kalo ibu mau jalan kerja, maafin ya nak. Ibu tau kamu kurang nyaman di tungguin sama kakek, karena dia manusia super gak seru yang ada di dunia ini. Tapi ibu gak punya pilihan lain.. Semoga kamu selalu maafin ibu ya sayang. Anakku yang baik, anakku yang hebat. I love you Bhaga.