Jadi, jadinya kami menikah. 8 Desember 2019 lalu, oh! Besok tepat 3 bulan kami sudah bersama sebagai suami-istri. Kaget gak tiba2 nikah? Iya. Banget. Padahal curhat disini sebelumnya bilang "TAMAT" tapi ternyata gak jadi tamat. Tentu, banyak banget cobaan nya, sedih-sedih nya. Bahkan di H-7 sempet mutusin untuk cancel. Tapi berubah lagi fikiran. Karena udah ngebayangin pengorbanan yang udah dilalui untuk pernikahan ini. Akhirnya jadi :') Meskipun sejujurnya, goncangan hati gabisa di hentiin sekalipun. Pasti, selalu.
OKAI STOP.
Gaada niat buat sedih-sedih kali ini. Mau curhat aja kalo, GUE UDAH NIKAH CUYYYYY. Here is our wedding's video :)
I can't believe how could one random conversation could messing up my heart and my mind I can't stop think about you now I can't stop think about what if this is not my destiny It feels so right and wrong in the same time But I like it Shit I have to take you off my mind.
Isn't it funny now you realized You've try so hard to make someone happy But they do nothing for you They don't care about you While when you less care to someone Surprisingly they do much sweet things Perhaps what you really want is not really good for you Perhaps all this time you got it wrong You have to be happy for yourself first Then you could make happiness for another Perhaps you have to love yourself first Before you love someone else
Aku kira dia sudah berubah jadi lebih baik, tapi ternyata tidak. Dia hanya memupuk bagian hitam dirinya jauh di dalam jiwa. Saat aku buat salah atau tidak berhasil memuaskan egonya, dia kembali tunjukan lagi jiwa aslinya. Pemarah. Ucapan kasar dan penyesalan dirinya memilih untuk menikahiku 5 tahun lalu kembali bergumam di udara. Tanpa ada sedikitpun keraguan dari kata katanya. Lagipula, apa sih yang kamu harapkan dari manusia yang sudah pernah berucap menceraikanmu lebih dari 3x itu, Vizka?
Komentar
Posting Komentar